NGOPI NDESO DI KOPI DESA

Weekend kali ini rasanya saya ingin plesiran ke kedai kopi saja. Aktivitas yang padat membuat saya ingin melepas penat sambil ngopi. Kayaknya asik, ngopi sambil chit-chat bareng teman. Setelah googling, akhirnya saya memutuskan pergi ke coffee shop tak jauh dari tempat tinggal.

Buat kalian yang sedang berwisata di daerah Mojokerto, kedai kopi satu ini bisa kalian jadikan opsi destinasi wisata bersama teman, pacar atau keluarga. Nama coffee shop ini adalah Kopi Desa. Kafe ini termasuk ke dalam bagian Villa De’ Desa. Lokasinya terletak di daerah Pacet, tak begitu jauh ke arah Trawas.

Kita harus masuk gang kecil dulu supaya bisa sampai ke sana. Akses parkirnya mungkin agak susah bagi kalian yang membawa kendaraan roda empat. Tapi sesampainya di sana, saya yakin kesusahan kita terasa worth it karena disuguhi nuansa yang menyenangkan.

Kafe ini di desain bergaya kombinasi antara natural dan tradisional. Konsep interiornya menggunakan meja dan kursi kayu dengan ukiran. Berbagai macam pajangan ornamen antik membuat kafe desa terasa semakin tradisional. Penggunaan lampu temaram dan berwarna kuning semakin mempertegas nuansa ndeso. Rasanya seperti “pulang ke rumah nenek” karena suasananya yang teduh dan asri.

Tempat ini lebih banyak menyediakan outdoor space. Ada indoor space di ruang galeri akan tetapi hanya di buka di waktu tertentu saja. Jadi kalo kalian beruntung, kalian bisa menikmati ngopi sambil melihat lukisan dan berbagai macam pajangan antik.

Kafe ini menyediakan berbagai macam jenis kopi dengan takaran caffein yang berbeda. Jadi buat yang tidak terlalu suka kopi, mungkin kalian bisa coba pesan menu aneka kopi lattenya yang lebih didominasi susu.

Selain itu, di kedai ini tidak hanya menyajikan menu kopi saja, lho. Ada juga menu makanan berat dan aneka camilan. Harganya dibandrol dari 15k-25k. Jadi kalian bisa ngopi sambil nyemil-nyemil asik.

Kali ini saya pesan minuman matcha latte dan cappuchino latte. Sedangkan camilannya saya pesan singkong goreng dan pisang goreng dengan taburan gula aren.

Matcha latte dan cappuchino lattenya sih saya suka. Rasa dari green tea dan cappuchinonya terasa cukup mendominasi tapi tidak mengurangi rasa pahit dari kopinya sendiri. Sepertinya lain kali saya kesini, saya ingin mencoba kopi murni.

Saya rekomendasikan pesan singkong gorengnya buat camilan. Asli teksturnya renyah sekali. Rasanya juga gurih. Menurut saya worth it lah dengan harga yang dibandrol. Sedangkan pisang gorengnya cukup enak walaupun rasa pisangnya tidak terlalu manis.

Lokasi :

Kopi De’ Desa
https://goo.gl/maps/Emix2kne9KSJWQQ76

Published by Darsinem

Saya bukan anak senja, hanya manusia yang hobi jalan-jalan, koleksi buku bacaan, dan mendengarkan musik (tanpa berdendang). Phonegraphy enthusiast. Mari bertegur sapa via : kulinerlab@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: