TITIK KUMPUL PACET

Akhir pekan lalu saya mampir ke Titik Kumpul Pacet bersama beberapa kawan. Rasa penasaran ditambah perut yang keroncongan kala itu menjadi alasan kuat kami berkunjung kesana. Titik Kumpul Pacet ini memang baru grand opening beberapa minggu lalu.

Lokasinya strategis karena terletak di jalan besar, berseberangan dengan Wisata Parimas. Selain itu aksesnya juga mudah dilalui oleh kendaraan roda empat. Tempat parkir yang disediakan di tempat ini sangat luas. Jadi kalian tidak perlu khawatir ketika punya rencana mengajak rombongan untuk mampir ke tempat ini.

Boleh dibilang Titik Kumpul Pacet ini semacam pusat jajanan kuliner. Saat kalian masuk, kalian akan melihat beberapa kedai kecil yang menyajikan berbagai macam makanan dan minuman. Pilihan makanannya beragam lho, mulai dari makanan ringan dan berat. Mulai makanan lokal seperti penyetan, mi ayam, dan bakso hingga makanan jejepangan seperti suki dan steamboat. Kalo kedai minumannya ada kedai jus dan kopi. Selain itu, ada juga toko merchandise khas Mojokerto yang bisa kalian jadikan buah tangan.

Menariknya, sistim pembayaran disini tidak langsung bayar setelah kita pesan di kedainya, akan tetapi lewat secarik kertas (nah loh…). Setiap kita pesan makanan atau minuman dari setiap kedai, kita akan mendapatkan tanda bukti berupa stempel. Akumulasi kumpulan stempel itu lalu kita berikan ke kasir untuk ditotal biayanya.

nota pembayaran

Saya berkunjung kesini saat menjelang malam hari. Tempatnya menggunakan konsep outdoor, terlihat minimalis dan klasik. Tambahan dekorasi lampu kuning temaram membuat suasana semakin romantis. Kalo gini nongkrong jadi betah berlama-lama. Kebetulan saya kesini ketika tidak sedang terlalu ramai pengunjung, sehingga tidak perlu menunggu lama pesanan saya. Menu yang saya pesan adalah Nasi Cumi Pedas, Jus Alpukat, Iced Coconut Coffee Latte dan Iced Caramel Macchiato.

jus alpukat, iced coconut latte dan iced caramel machiato

Kalo dari pesanan minumannya sih bagi saya enak semuanya. Hanya saja bagi saya yang tingkat kemanisannya rendah, jus alpukatnya terasa terlalu manis. Sedangkan Iced Coconut Coffeenya saya suka. Walaupun rasa kelapanya tidak terlalu terasa, karena di dominasi kopi.

Penyajian dari Nasi Cuminya sih unik ya, pakai semacam besek. Jadi berasa tradisional deh. Sedangkan rasa dari Nasi Cumi Pedasnya cocok di lidah saya. Rasa cuminya pedas gurih. Tetapiporsi cuminya kurang banyak. hehe

Jadi gimana ges, tertarik buat mampir di Titik Kumpul Pacet?

Lokasi :
https://goo.gl/maps/Fc4FY47CqDY2pweE7

NGOPI NDESO DI KOPI DESA

Weekend kali ini rasanya saya ingin plesiran ke kedai kopi saja. Aktivitas yang padat membuat saya ingin melepas penat sambil ngopi. Kayaknya asik, ngopi sambil chit-chat bareng teman. Setelah googling, akhirnya saya memutuskan pergi ke coffee shop dekat rumah.

suasana kafe yang asri dan teduh

Buat kalian yang sedang berwisata di daerah Mojokerto, kedai kopi satu ini bisa kalian jadikan opsi destinasi wisata bersama teman, pacar atau keluarga. Nama coffee shop ini adalah Kopi Desa. Kafe ini termasuk ke dalam bagian Villa De’ Desa. Lokasinya terletak di daerah Pacet, tak begitu jauh ke arah Trawas.

Kita harus masuk gang kecil dulu supaya bisa sampai ke sana. Akses parkirnya mungkin agak susah bagi kalian yang membawa kendaraan roda empat. Tapi sesampainya di sana, saya yakin kesusahan kita terasa worth it karena disuguhi nuansa yang menyenangkan.

Kafe ini di desain bergaya kombinasi antara natural dan tradisional. Konsep interiornya menggunakan meja dan kursi kayu dengan ukiran. Berbagai macam pajangan ornamen antik membuat kafe desa terasa semakin tradisional. Penggunaan lampu temaram dan berwarna kuning semakin mempertegas nuansa ndeso. Rasanya seperti “pulang ke rumah nenek” karena suasananya yang teduh dan asri.

Tempat ini lebih banyak menyediakan outdoor space. Ada indoor space di ruang galeri akan tetapi hanya di buka di waktu tertentu saja. Jadi kalo kalian beruntung, kalian bisa menikmati ngopi sambil melihat lukisan dan berbagai macam pajangan antik.

Kafe ini menyediakan berbagai macam jenis kopi dengan takaran caffein yang berbeda. Jadi buat yang tidak terlalu suka kopi, mungkin kalian bisa coba pesan menu aneka kopi lattenya yang lebih didominasi susu.

Selain itu, di kedai ini tidak hanya menyajikan menu kopi saja, lho. Ada juga menu makanan berat dan aneka camilan. Harganya dibandrol dari 15k-25k. Jadi kalian bisa ngopi sambil nyemil-nyemil asik.

Kali ini saya pesan minuman matcha latte dan cappuchino latte. Sedangkan camilannya saya pesan singkong goreng dan pisang goreng dengan taburan gula aren.

Matcha latte dan cappuchino lattenya sih saya suka. Rasa dari green tea dan cappuchinonya terasa cukup mendominasi tapi tidak mengurangi rasa pahit dari kopinya sendiri. Sepertinya lain kali saya kesini, saya ingin mencoba kopi murni.

Saya rekomendasikan pesan singkong gorengnya buat camilan. Asli teksturnya renyah sekali. Rasanya juga gurih. Menurut saya worth it lah dengan harga yang dibandrol. Sedangkan pisang gorengnya cukup enak walaupun rasa pisangnya tidak terlalu manis.

Lokasi :

Kopi De’ Desa
https://goo.gl/maps/Emix2kne9KSJWQQ76

MAKAN ENAK DI WARUNG OMAH PULE

Vakansi ke kampung halaman rasanya kurang lengkap tanpa mampir kulineran ke tempat makan. Akhirnya malam tahun baru kali ini saya jadikan momen liburan sekaligus eksplorasi kuliner di daerah Bojonegoro. Setelah googling beberapa tempat kulineran, akhirnya saya memilih makan malam di warung Omah Pule sendirian. Duh, pasukan wes kulino dewe (sudah biasa sendirian) merapat yuk.

Bagi anda yang sedang berkunjung ke Bojonegoro, Omah Pule menjadi salah satu rekomendasi rumah makan yang wajib dikunjungi.

Lokasinya terletak di daerah Pacul, masih dalam lingkup wilayah Bojonegoro Kota. Berada di area yang tak terlalu ramai dan dikelilingi area persawahan membuat nuansa pedesaan terasa kental. Kalian bisa mengajak keluarga, teman, atau pacar untuk makan disini. Tempat ini memang cocok dijadikan opsi makan bersama orang tersayang sambil menikmati pemandangan alam.

Daerah ini termasuk mudah diakses berbagai macam kendaraan, termasuk roda empat. Begitu sampai di lokasi, kalian tak perlu khawatir masalah parkir karena Omah Pule menyediakan tempat parkir yang luas. Tukang parkirnya juga ramah.

Masuk ke restoran, kalian akan menemui berbagai macam opsi tempat duduk. Pada bagian depan terdapat meja dan kursi. Omah Pule juga menyediakan lesehan di bungalow pada bagian tengah. Sedang di bagian belakang terdapat sebuah ruangan yang cukup besar. Ruangan ini berkapasitas besar, cocok untuk acara besar seperti rapat atau reuni.

Fasilitas yang disediakan juga lengkap. Tempat ini menyediakan fasilitas karaoke. Kalian bisa memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai sarana hiburan bersama keluarga. Selain itu terdapat sarana ibadah dan juga mini-bar.

Makan kali ini saya memilih lesehan di bungalow, tepat di sebelah sawah. Begitu saya duduk, gerimis mulai turun. Tak lama kemudian, seorang pelayan memberikan daftar menu. Menu yang disediakan lumayan banyak, saya sampai bingung memilih. Warung ini menyediakan aneka menu masakan mulai dari ayam, seafood hingga sayur. Sedangkan menu minuman, terdapat aneka es, jus buah dan jamu.

Kisaran harga di tempat ini mulai dari IDR 5.000 hingga IDR 90.000an. Saya sarankan makan disini berbanyak karena lebih hemat. Bagi saya, harganya cukup menguras kantong kalau makan sendirian. Apalagi bagi manusia berstatus jomblo.

Sambil menunggu pesanan. Saya menikmati lagu-lagu keroncong jawa yang diputar. Suasana malam jadi terasa melankolis. Lampu temaram dan suara hujan saat itu semakin meningkatkan suasana hati saya. Membuat saya betah berlama-lama.

Pesanan yang ditunggu akhirnya datang. Menu makan malam kali ini saya memesan ayam saus inggris, capcay kuah, dan tempe goreng. Perut saya semakin keroncongan melihat makanan tersaji di meja. Hawa dingin karena hujan saat itu tak menghalangi saya pesan minuman dingin. Kali ini saya pesan es degan sebagai pelepas dahaga.

Gils. Ini serius enak banget dong

Menu pertama adalah ayam saus inggris. Sekilas dari penampilannya cukup menggoda selera. Kuahnya kental, ayamnya juga tidak alot. Rasa asin dari saus inggrisnya cukup nendang. Jika dimakan dengan nasi, rasa asinnya terasa berkurang.

Overall rasanya enak. Tapi sayangnya kurang pedas. Mungkin saya harus request dulu jika ingin pedas. Oh ya, porsi nasinya untuk ukuran satu porsi menurut saya sangat banyak. Kalau kalian kesini dalam keadaan setengah kenyang, mungkin tidak akan habis (kecuali kebiasaan makan 2 porsi, hehe).

Menu kedua adalah tempe goreng, atau lebih tepatnya tempe dibalut tepung. Makan tempe saat anget ditambah hawa dingin benar-benar pilihan tepat. Porsi yang disajikan juga banyak. Hanya saja menurut saya kurang asin sedikit.

Menu selanjutnya adalah capcay kuah. Menurut saya, menu ini isinya lumayan komplit. Harga yang dibandrol sepadan dengan isi dalam capcay. Porsi yang disajikan juga banyak. Terdapat aneka sayuran seperti wortel, kembang kol, sawi putih dan hijau. Selain itu, ada jamur kuping, ayam, bakso dan capcay goreng. Komplit! Rasanya? Enak. Pedas dari mericanya terasa.

Hujan tak juga berhenti sampai saya selesai makan. Akhirnya saya memutuskan tetap bersantai di sana sampai hujan reda. Makan disini benar-benar asyik dan melepas penat. Lain kali jika kesini saya ingin mencoba menu ayam bakar.

Harga :
Ayam Saus Inggris : 25k
Capcay Kuah : 15k
Tempe Goreng : 6k
Es Degan : 8k

Lokasi :
Jalan Monginsidi, Pacul, Bojonegoro
(tutup jam 21.00 WIB)